Uncategorized

Festival Film Jelek Siap Bertamasya di Bogor

Dari siaran pers

Jakarta Timur, 4 Juli 2026 — Setelah sukses menyelenggarakan main event pada 1–3 Mei 2026, Festival Film Jelek (FFJ) kembali melalui program roadshow bertajuk Festival Film Jelek Bertamasya.

Edisi perdana Festival Film Jelek Bertamasya akan diselenggarakan pada 11 Juli 2026, dengan Kota Bogor sebagai titik pemberhentian pertama, dengan tempat pemutaran film yang berada di Dieu Geura Art and Space. Di Kota Hujan ini, FFJ akan menghadirkan rangkaian pemutaran film dan program spesial sebagai berikut:

  1. Film Opening “Lord Rangga vs. Titan” (disutradarai oleh Sigit Pradityo), yang dibintangi langsung oleh almarhum Lord Rangga, sosok yang dikenal sebagai petinggi Sunda Empire.
  2. Program “Banjir Khayalan Tinggi”, yang diambil dari FFJ Vol. 2, dengan tujuan agar dapat dinikmati oleh audiens Bogor. Program ini menampilkan film-film yang imajinatif dan surealis, selaras dengan namanya, “khayalan tinggi”. 
  3. Program “Habis Nangis Ketawa, Makan Gula Jawa”, yang menampilkan film-film yang dipilih kembali dari submisi Festival Film Jelek Vol.2 yang belum sempat ditayangkan di main event sebelumnya. 
  4. Program “Hujan-Hujanan di Bogor”, sebuah program eksklusif Festival Film Jelek Bertamasya Edisi Bogor yang menghadirkan film-film yang lahir dan diproduksi di kota tersebut.

TIket sudah tersedia untuk dibeli pada website Eratix yang bisa diakses di tautan eratix.id/e/fefilek-bogor. Dengan harga Rp 30.000 per program-nya, atau All-Day-Access dengan harga Rp90.000. 

Festival Film Jelek Bertamasya dijalankan dengan niat dan tujuan membawa film-film FFJ menjangkau penonton yang lebih luas. Walaupun asalnya dari Jakarta Timur, FFJ menyadari bahwa tidak semua penonton memiliki kesempatan untuk datang ke penyelenggaraan utama karena keterbatasan jarak. Melalui Bertamasya, FFJ memilih untuk mendatangi penontonnya, membuka ruang temu di berbagai kota agar pengalaman menonton dapat dirasakan oleh lebih banyak orang.

See also  Tiga Film Dokumenter Siswa SMA Diputar di MAFI Fest 2016 dalam Program Malang Sinau Dokumenter

Sejak awal, FFJ hadir sebagai ruang yang ingin memberikan kesempatan untuk film-film yang “gagal” — film-film yang tidak sesuai dengan standar yang telah ditetapkan. Standar-standar yang menciptakan batasan, ekspektasi, dan ketidakpercayaan diri. FFJ hadir untuk film-film yang tetap lahir dan diciptakan terlepas dari segala keterbatasannya, dan tanpa terpengaruh oleh tekanan untuk memenuhi ketentuan-ketentuan tertentu.

Bogor menjadi awal dari perjalanan Festival Film Jelek Bertamasya. Setelah ini, FFJ akan melanjutkan perjalanannya ke kota-kota lain. Sejauh ini, Depok dan Bandung telah dikonfirmasi sebagai titik pemberhentian berikutnya.

Bagi siapa pun yang belum sempat merasakan pengalaman menonton yang eksepsional, inilah kesempatan untuk ikut bertamasya bersama kami. Sampai jumpa di Festival Film Jelek Bertamasya Edisi Bogor, dan di kota-kota berikutnya.

Caption : 

🧳 Festival Film Jelek Bertamasya resmi dimulai!

Setelah sukses menyelenggarakan Festival Film Jelek Vol. 2 pada 1–3 Mei 2026, Festival Film Jelek kini melanjutkan perjalanannya melalui program roadshow Festival Film Jelek Bertamasya.

Kota Bogor menjadi pemberhentian pertama dalam rangkaian perjalanan ini. Pada 11 Juli 2026, FFJ akan menghadirkan berbagai program pemutaran, mulai dari film pembuka Lord Rangga vs. Titan, program favorit Banjir Khayalan Tinggi, Habis Nangis Ketawa, Makan Gula Jawa, hingga program eksklusif Hujan-Hujanan di Bogor yang menampilkan karya-karya sineas Bogor.

Melalui Festival Film Jelek Bertamasya, FFJ ingin membawa pengalaman menonton yang selama ini hanya hadir di Jakarta Timur ke lebih banyak kota, membuka ruang temu baru antara film, pembuatnya, dan penonton.

Siap ikut bertamasya bersama Festival Film Jelek? 🧳🎬

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Most Popular

To Top